Tak Punya Rumah dan Hidup Sebatangkara, Bantu Mbah Ipuk Wujudkan Cita-Citanya Miliki Rumah Sederhana

Mbah Ipuk, sapanya. Kaki kanannya dua puluh tahun yang lalu patah. Dipasang pen, dan sampai sekarang belum diambil. Alasannya sederhana, tidak ada biaya berobat. Siapa yang merawatnya, juga siapa yang akan menungguinya di rumah sakit. Ia hidup sendiri, sebatang kara. Jalannya tak lagi tegak, kaki kanannya berubah bentuk. Melengse. Kini nasibnya pun sama adanya. Setelah bersusah payah, pindah dari satu rumah tetangga ke tetangga lainnya. Ia tak punya tempat tinggal. Menumpang dirumah kosong sendirian. Sering jatuh berdebam kalau mau ke kamar mandi. Saya tidak tahu nasibnya kalau hujan begini. Sedangkan kita di rumah, keluarga lengkap, masih bisa menyeduh the, tak kurang beras untuk di tanak. Kejam sekali kalau kita tidak peduli dengan orang yang seperti ini. Esok, cita-citanya hanya ingin punya rumah hunian kecil untuk berteduh dari hujan dan panas, sudikah kiranya kita membantu?

Teman-teman catatan perawat, bagi yang berkenan membantu pembangunan rumah Mbah Ipuk bisa menghubungi Layanan Jemput Donasi Lazismu atau Via Transfer di :

– Bank Muamalat Indonesia :  7720005050  |  An. Lazizmu Lamongan

– Bank Syariah Mandiri : 7117286918  |  An. Lazizmu Lamongan

– Bank Jatim Syariah : 6222688881  |  An. Lazizmu Lamongan

– Bank CIMB Niaga : 860009336000  |  An. Lazizmu Lamongan

Konfirmasi Via Transfer dan Layanan Jemput Donasi : 0896-71717-9070

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *